SMKN 2 Singosari kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi bagian dari pencatatan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam pelaksanaan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) tingkat Provinsi Jawa Timur. Program ini melibatkan ribuan satuan pendidikan dan ratusan ribu warga sekolah secara serentak.
Dalam pencatatan tersebut, Jawa Timur berhasil meraih dua kategori Rekor MURI, yakni Pelopor dan Pelaksana Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan terbanyak pada satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB Negeri serta Swasta, dengan total 754 sekolah yang terlibat. Kategori ini menegaskan komitmen dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan melalui inovasi berbasis sekolah.
Kategori kedua yang dicatat MURI adalah Pemrakarsa Penanaman Ragam Tanaman Produktif dan Penaburan Benih Ikan Serentak Terbanyak, yang melibatkan 110.481 guru dan murid SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun Swasta di seluruh Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi besar antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam membangun kesadaran pangan berkelanjutan sejak dini.
Penghargaan Rekor MURI tersebut secara simbolis diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk kategori pertama, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., untuk kategori kedua. Penyerahan ini menjadi pengakuan atas peran strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menginisiasi dan menggerakkan program ketahanan pangan di lingkungan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, SMKN 2 Singosari mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara virtual melalui Zoom, sekaligus melaksanakan penanaman tanaman produktif dan penaburan benih ikan sebagai wujud partisipasi aktif sekolah. Sebelumnya, SMKN 2 Singosari telah memiliki sarana pendukung seperti greenhouse dan kolam ikan, sehingga program SIKAP semakin memperkuat implementasi pembelajaran kontekstual berbasis ketahanan pangan di sekolah.
Keikutsertaan SMKN 2 Singosari dalam Rekor MURI ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mendukung program strategis pemerintah, menumbuhkan karakter peduli lingkungan, serta membekali murid dengan nilai kemandirian dan inovasi yang relevan dengan tantangan masa depan.
