Gubernur Jawa Timur Resmikan Sarana dan Prasarana Rehabilitasi dan Revitalisasi Pendidikan di SMKN 2 Singosari

Malang Raya — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan sarana dan prasarana hasil rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun Swasta se-Wilayah Malang Raya Tahun Anggaran 2025, pada Kamis, 2 Januari 2025, bertempat di SMK Negeri 2 Singosari.

Peresmian ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan fasilitas yang layak, aman, dan berstandar baik. Program rehabilitasi dan revitalisasi tersebut mencakup peningkatan kualitas ruang kelas, perbaikan kamar mandi siswa, serta pembenahan sarana pendukung sistem pembelajaran, sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan mendukung proses pendidikan secara optimal.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa generasi emas Jawa Timur 2045 harus dibentuk melalui ekosistem pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berkeadilan.

“Generasi emas Jawa Timur 2045 tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan kepemimpinan yang kuat. Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai menjadi fondasi penting untuk mendukung hal tersebut,” ungkapnya.

Kegiatan peresmian berlangsung khidmat dan penuh makna dengan rangkaian acara yang mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Acara diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sebanyak 100 sarung dan mukena untuk Masjid Kalimosodo SMKN 2 Singosari oleh Gubernur Jawa Timur sebagai dukungan terhadap penguatan nilai religius di lingkungan sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1.000.000 kepada siswa kurang mampu, sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Jawa Timur sekaligus peresmian sarana dan prasarana hasil rehabilitasi dan revitalisasi, yang ditandai secara simbolis sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan standar dan kualitas layanan pendidikan.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga sebagai penguat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik di sektor pendidikan. Ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Dari Jawa Timur, dari bumi Majapahit inilah kita berharap lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berdaya saing global,” ujar Khofifah.

Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi, dilakukan pula pemberian tablet kepada guru dan peserta didik yang berulang tahun pada tanggal 2 Januari, serta penyerahan santunan kepada tenaga kebersihan SMKN 2 Singosari atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terhadap hasil revitalisasi dan rehabilitasi sarana dan prasarana SMKN 2 Singosari, guna memastikan fasilitas yang telah dibangun benar-benar memenuhi standar dan mendukung terciptanya sistem pembelajaran yang efektif, nyaman, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Singosari, Sumijah, S.Pd., M.Si., selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya di SMKN 2 Singosari dan satuan pendidikan di wilayah Malang Raya.

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan sarana prasarana yang telah direvitalisasi ini secara optimal, serta terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan demi melahirkan lulusan yang berkarakter, kompeten, dan siap bersaing,” ujar Sumijah.

Melalui peresmian ini, diharapkan seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Wilayah Malang Raya semakin termotivasi untuk menjaga, memanfaatkan, dan mengembangkan fasilitas pendidikan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pendidikan Jawa Timur yang unggul, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *