SMKN 2 Singosari Tunjukkan Prestasi dan Inovasi di Ajang Talenta dan Prestasi Insan Cendekia Kabupaten Malang 2026

SMKN 2 Singosari kembali menunjukkan kiprah gemilang dalam kegiatan Penghargaan Ajang Talenta dan Prestasi Insan Cendekia Wilayah Kabupaten Malang yang diselenggarakan pada Rabu, 13 Mei 2026 di SMA Al-Maahira IIBS Malang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. bersama jajaran kepala sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Malang sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai capaian pendidikan dan prestasi peserta didik di Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai capaian strategis dunia pendidikan turut mendapatkan apresiasi, mulai dari prestasi terbaik EJIES 2026, capaian peserta didik diterima melalui jalur SNBP dan golden ticket, program inkubator bisnis inklusif, hingga ajang talenta bergengsi seperti O2SN, FLS3N, LDI, LKS Dikmen, dan Diksus 2026. Selain itu, para tamu undangan juga diajak melihat langsung beragam inovasi pendidikan yang ditampilkan melalui program SIKAP, inovasi Double Track SMA, teaching factory SMK, hingga pameran buku karya murid dan guru.

Pada ajang FLS3N, SMKN 2 Singosari berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 bidang Fotografi serta Juara 3 bidang Film Pendek. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi peserta didik SMKN 2 Singosari dalam mengembangkan kreativitas dan kompetensi di bidang seni, media, dan industri kreatif. Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi sekolah sebagai salah satu SMK yang aktif melahirkan talenta muda berprestasi di tingkat Kabupaten Malang.

Salah satu peserta didik yang turut menjadi sorotan adalah Claresta, peraih Juara 1 Fotografi FLS3N yang juga terlibat sebagai bagian dari tim produksi acara bersama Broadcasting SMKN 2 Singosari. Claresta mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan besar tersebut sekaligus membawa nama baik sekolah melalui prestasi yang diraih.

“saya sangat bersyukur bisa membawa nama baik sekolah melalui lomba ini mengikuti FLS3N sangat seru dan memberi banyak pengalaman baru dalam dunia fotografi. pesan saya, jangan takut gagal karena gagal adalah sebagian dari proses perjalanan.” ungkap Claresta.

Tidak hanya menghadirkan prestasi, SMKN 2 Singosari juga turut ambil bagian dalam pameran inovasi teaching factory SMK melalui konsentrasi keahlian DKV (Desain Komunikasi Visual). Pada pameran tersebut, tim DKV menampilkan produk inovatif berupa boardgame edukatif yang dapat dimainkan langsung oleh para pengunjung. Kehadiran boardgame ini berhasil menarik antusiasme peserta dan tamu undangan karena menghadirkan konsep pembelajaran kreatif yang interaktif, menyenangkan, sekaligus menunjukkan implementasi nyata pembelajaran berbasis proyek dan industri di SMKN 2 Singosari.

Saat mengunjungi stan teaching factory SMKN 2 Singosari, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M. memberikan apresiasi terhadap inovasi yang ditampilkan peserta didik. Menurutnya, inovasi seperti boardgame edukatif menjadi contoh bagaimana pembelajaran vokasi dapat dikembangkan secara kreatif dan relevan dengan kebutuhan masa kini.

“Inovasi seperti ini sangat baik karena mampu menggabungkan kreativitas, edukasi, dan keterampilan industri dalam satu produk yang menarik. Ini menjadi bukti bahwa siswa SMK memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menciptakan karya yang inovatif,” ujar Aries.

Selain itu, keterlibatan SMKN 2 Singosari juga tampak dari sisi produksi acara. Tim Broadcasting SMKN 2 Singosari dipercaya menjadi bagian dari tim produksi kegiatan yang mendukung jalannya acara selama berlangsung. Mulai dari pengelolaan dokumentasi hingga kebutuhan produksi media acara, peserta didik Broadcasting menunjukkan profesionalisme dan kemampuan kerja industri yang menjadi bagian dari implementasi teaching factory di lingkungan sekolah.

Kepala SMKN 2 Singosari, Sumijah, S.Pd., M.Si. menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan aktif peserta didik dan guru dalam keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara prestasi, kreativitas, dan implementasi pembelajaran berbasis industri di SMKN 2 Singosari.

“Keikutsertaan SMKN 2 Singosari dalam kegiatan ini bukan hanya tentang meraih penghargaan, tetapi juga bagaimana peserta didik mampu menunjukkan kompetensi, kreativitas, dan sikap profesional di berbagai bidang. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya dan berprestasi,” tutur Sumijah.

Partisipasi aktif SMKN 2 Singosari dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan nonakademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi kreatif dan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia industri maupun masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *